Insiden Dinding Eks Bioskop Sultan Ambruk di Jalan Sindoro: Dinas PU Pemalang dan Kontraktor MP Siap Ganti Rugi Serta Jamin Keselamatan Korban

Daerah216 Dilihat
banner 468x60

Pemalang, Denyutrakyat.com – Insiden ambruknya dinding beton bekas bangunan Bioskop Sultan di Jalan Sindoro, Kabupaten Pemalang, pada Senin pagi (16 Maret 2026, sekitar pukul 10.00 WIB) mengakibatkan dua warga terluka. Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang.

​Pihak rekanan pelaksana proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Sindoro dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemalang, CV. MP, melalui perwakilannya, (Inisial IN), memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. CV. MP menegaskan komitmen penuh mereka untuk bertanggung jawab atas seluruh dampak yang ditimbulkan oleh insiden tersebut.

​”Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berjanji akan bertanggung jawab penuh, baik kepada korban yang terluka maupun pemilik bangunan yang terdampak. Prinsip kami, siap bertanggung jawab penuh atas musibah ini, baik kepada pemilik bangunan maupun kepada pengendara (korban) yang terkena material saat melintas,” ujar [IN] saat dikonfirmasi via telepon.

​Lebih lanjut, (IN) juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat warga dan pihak kepolisian dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban.

“Korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Prima Medika untuk mendapatkan penanganan medis. Terima kasih kepada warga dan aparat kepolisian yang telah bertindak cepat membantu,” tambahnya.

Gambar: Korban ambruknya dinding eks Bioskop Sultan di Jalan Sindoro, Kabupaten Pemalang

​Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemalang, Joko Tri Asmoro, mengonfirmasi komitmen CV. MP tersebut. Menurutnya, pihak penyedia jasa telah menunjukkan itikad baik dengan bersedia mengikuti proses evaluasi dan bertanggung jawab atas insiden di lapangan.

​”Penyedia jasa telah bersikap profesional dan siap mengikuti prosedur yang berlaku serta bertanggung jawab atas kejadian ini,” kata Joko Tri Asmoro.

​Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dan metode pelaksanaan yang cermat dalam setiap proyek konstruksi untuk meminimalisir risiko.

Baca Juga  Tok!!! SPPG Bumirejo Dihentikan, Wakil Bupati Pemalang: Dalam Proses Penyelidikan dan Laboratorium Terkait Dugaan Insiden Keracunan

“Setiap pekerjaan harus memprioritaskan keselamatan. Metode kerja juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan di lapangan. Kehati-hatian adalah kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

​Menutup keterangannya, Joko Tri Asmoro menegaskan bahwa meskipun peristiwa ini merupakan musibah, Pemerintah Daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pekerjaan di wilayah Kabupaten Pemalang untuk memastikan prioritas utama tetap pada keselamatan masyarakat.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *