DENYUT RAKYAT, Tubaba – Beredar video di media sosial yang merekam peristiwa bocornya atap Sesat Agung yang berada di Komplek Islamic Center Tulang Bawang Barat. Dalam video berdurasi 23 detik tersebut terlihat seorang pria sedang menunjukan lantai Sesat Agung yang banjir akibat bocornya atap bangunan tersebut. Selasa (21/4/2026)
Dengan viralnya video tersebut menjadi pembicaraan hangat dikalangan warga dan para netizen (warganet). Seperti yang dituturkan Yanto warga sekitar yang sedang berteduh dibawah Sesat Agung karena hujan. Menurutnya bangunan Sesat Agung tersebut baru selesai direhab akhir tahun 2025 dengan biaya hampir Rp2 miliar.
“Kacau bang, bocornya besar, padahal kan Desember kemarin (red 2025) baru selesai dibagusin biayanya hampir Rp2 miliar,” tutur Yanto.
Sementara itu dari postingan Facebook, sebuah akun dengan nama Lembaga Bantuan Hukum yang mengunggah video bocornya atap Sesat Agung menuliskan “Rusak aset Pemda ini akibat pihak rekanan yang gak bertanggung jawab. Apa neh tindakan Pemerintah Daerah? Jangan bilang mau ngeluarin anggaran lagi ya, dunia ini lagi episiensi.” tulisnya
Diketahui dari papa proyek bahwa Rehabilitas Sesat Agung Tahap II menggunakan APBD Tubaba sebesar Rp1.958.016.000,00 yang dikerjakan oleh CV. Aruwana Karya Abadi. Dengan No. Kontrak:600/31/KONTRAK/DPUPR/TUBABA/IX/2025 yang dikerjakan selama 100 hari kalender.
Selain itu diketahui juga, bahwa pada tahun 2024 ada pekerjaan Rehab Atap Sesat Agung yang dikerjakan oleh CV. Sangga Buana yang menelan biaya Rp661.436.425,00.
Ironis memang dengan anggaran yang cukup fantastis tersebut, dan baru seumur jagung atap Sesat Agung sudah mulai bocor lagi. Sehingga mengundang opini publik kalau pekerjaan tersebut dikerjakan asal jadi dan kuat diduga adanya mark up anggaran.
Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Plt. Kepala Dinas PUPR Tubaba, Ir. M. Iwan Setiawan Ismed Balaw, S.T., M.T hingga berita ini diterbitkan belum memberikan respon.


















