Ada Apa? Rumah Bupati Lampung Tengah di Geledah KPK

Berita919 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, Bandar Jaya – Selang beberapa jam setelah Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memimpin peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia). Rumah pribadi Ardito yang berada di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar digeledah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Selasa (09/12/2025).

Enam petugas KPK terlihat memasuki rumah pribadi bupati Lampung Tengah sekitar pukul 14.30 WIB, lebih dari tiga jam petugas melakukan penggeledahan sebelum tim meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.00 WIB

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai sebesar Rp100 juta, dan dua buku rekening Bank atas nama Ardito Wijaya dan Istrinya, beserta beberapa berkas dokumen.

Dikutip dari Mitra TV, Seorang keluarga dekat Ardito membenarkan adanya penggeledahan tersebut, “Enam petugas barusan pulang om, bawa uang Rp100 juta dan buku tabungan. Makanya om telepon hp gak keangkat karena masih dipegang petugas KPK,” ujarnya.

Sebelumnya pada hari Senin malam (08/12/2025) jagat maya sempat dihebohkan adanya kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang diduga sejumlah pejabat Pemkab Lampung Tengah, termasuk kepala daerah, anggota DPRD, dan kepala dinas. OTT disebut terjadi di Jakarta dan Lampung Tengah.

Dari perkembangan kabar tersebut, empat anggota DPRD Lampung Tengah yang sempat diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh KPK di Jakarta diperbolehkan pulang pada Selasa, (09/12/2025)

Keempat anggota DPRD tersebut adalah Ketua Fraksi Golkar SB, Sekretaris Fraksi PKB PS, Ketua Fraksi Nasdem FF, dan Ketua Fraksi Gerindra Z.

Purheri Sumardiyanto membenarkan telah diperbolehkan pulang dan menceritakan kronologi penggeledahan yang dialaminya. “Alhamdulillah, aku sudah diperbolehkan pulang. Dimana kronologis penggeledahan di kamar hotel, aku tidur dengan istriku tau-tau tim KPK masuk lalu melakukan penggeledahan,” kata Purheri.

Baca Juga  Polda Lampung Ungkap Kasus Tindak Pidana Ekonomi Terkait Penyelewengan Pupuk Subsidi

Purheri mengaku tidak bertemu dengan Bupati Ardito Wijaya selama menjalani pemeriksaan di KPK RI. (Bayu*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *