Ini Beberapa Negara Yang Menyampaikan Niat Ingin Membantu Bencana Alam di Sumatera, Presiden Prabowo Menolak Niat Tersebut

Empat Bupati di Aceh sempat mengangkat bendera putih, menangani bencana banjir dan longsor didaerannya

Berita586 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, JAKARTA — Ada empat kepala daerah yang sebelumnya mengatakan tidak sanggup menangani dampak banjir bandang yang melanda daerahnya. Mereka adalah Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi dan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil. Keterangan itu disampaikan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky.

Hal tersebut sempat menuai kritikan dan teguran dari para elit pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto yang beri sindiran keras kepada kepala daerah yang tidak berada di wilayah saat bencana melanda.

Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat bukan tidak menjadi perhatian dunia, hanya pemerintah Indonesia yang masih menolak bantuan dari negara-negara asing tersebut.

Dikutip dari dari Antara, sejumlah negara menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa banjir bandang dan longsor yang menewaskan setidaknya 916 orang di tiga provinsi di Sumatra.

Para pemimpin negara itu di antaranya Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Raja Charles III, dan Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulla Salem Al Dhaheri.

Negara-negara lain yang juga mengucapkan duka mendalam adalah Oman, Qatar, Kazakhstan, Vietnam, Kuwait, Armenia, hingga Amerika Serikat.

Para pemimpin negara tersebut, tidak hanya menyampaikan simpati, tapi berkomitmen untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada Indonesia.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, misalnya mengatakan komitmen berupa bantuan itu dilakukan sebagai wujud persahabatan yang terjalin lama dengan dua negara di Asia Tenggara: Indonesia dan Thailand.

Melalui Kedutaan Besar Jepang di Thailand, pemerintah Jepang mengirim bantuan darurat berupa tenda, alas tidur, selimut, terpal plastik, wadah air, dan alat pemurni air.

Baca Juga  Ansori Paparkan Program Digides di Kendal, DISPERMADES Siap Bawa ke Bupati

Niat yang sama juga diutarakan Dubes UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri. Ia bilang Indonesia tinggal bilang saja jika membutuhkan bantuan.

“Kami akan selalu mendukung permintaan Indonesia, asalkan mereka mengatakan ‘Ya, Indonesia terbuka untuk upaya internasional’,” ucapnya di Jakarta, Jumat pekan lalu, seperti dikutip Antara.

Presiden Iran, Masoud Pezeskhian, turut menyampaikan hal serupa. Dia berkata Iran siap memberikan bantuan kemanusiaan dan bantuan darurat yang komprehensif ke wilayah yang terdampak.

Bantuan itu diharapkan mampu mengatasi dampak bencana alam banjir dan longsor dengan cepat sehingga kondisi bisa kembali normal.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *