DENYUTRAKYAT.COM, KLATEN – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Klaten sukses menyelenggarakan Musyawarah Lokal (Muslok) ke-XIV pada Minggu (25/1/2026). Bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Klaten, agenda ini resmi menetapkan Edy Sasongko sebagai Ketua terpilih untuk masa bakti 2026–2029.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya: Hamenang Wajar Ismoyo (Bupati Klaten), Praharta (Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah), Jajaran Forkopimda Klaten, dan Perwakilan Balmon Kelas I Yogyakarta serta unsur ORARI se-Solo Raya dan DIY.
Ketua Panitia, Sukarno, menyampaikan bahwa Muslok ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk regenerasi dan penguatan komitmen organisasi, terutama dalam kontribusi komunikasi kebencanaan bagi masyarakat.
Terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal, Edy Sasongko yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Klaten, menegaskan visinya untuk membawa ORARI Klaten ke arah yang lebih modern.
“Kami berkomitmen menjadikan ORARI Klaten organisasi yang profesional, tertib, dan beretika. Fokus kami adalah memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam komunikasi darurat serta merangkul kembali anggota yang tidak aktif,” ujar Edy. Ia juga menambahkan pentingnya menarik minat generasi muda agar organisasi tetap adaptif di era digital.
Ketua ORDA Jawa Tengah, Praharta, dalam arahannya memberikan apresiasi atas ketertiban pelaksanaan Muslok. Ia mengingatkan bahwa ORARI memiliki mandat legal yang sangat krusial.
> “ORARI adalah satu-satunya organisasi komunikasi amatir yang diberi mandat untuk komunikasi darurat. Saat sistem komunikasi konvensional lumpuh akibat bencana, ORARI hadir sebagai garda terdepan cadangan komunikasi nasional,” tegas Praharta.
Dengan kepengurusan yang baru, ORARI Lokal Klaten diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah sekaligus pelopor pengabdian masyarakat di bidang komunikasi amatir.


















