Ultimatum Warga Marga Kencana: Tutup Karaoke Diva atau Pemkab Tubaba Dinilai Mandul

Bikin Resah Warga: Untung Budiono Jangan Cuma Gertak Sambal, Buktikan Tutup Karaoke Diva

Berita, Daerah218 Dilihat
banner 468x60

TUBABA, denyutrakyat.com – Janji Manis Pemkab Diuji, Warga Desak Segel Karaoke Diva Family Sekarang Juga.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali umbar janji soal penutupan Karaoke Diva Family. Padahal keluhan warga Marga Kencana soal kebisingan dan keresahan sudah memuncak.

Asisten I Setdakab Tubaba, Untung Budiono, berdalih akan segera menurunkan tim terpadu untuk evaluasi. Ancaman tegas dilontarkan, “Tidak memenuhi syarat akan ditutup”.

Tapi warga sudah kenyang janji. Faktanya, rapat evaluasi digelar tanpa menghadirkan pemilik usaha dan warga terdampak. Aneh.

Rapat Sepihak, Warga Ditinggalkan  

Rapat yang dipimpin Untung Budiono itu cuma melibatkan OPD: Satpol PP, PUPR, PTSP, Camat TBU, Kepalo Tiyuh, Dispora, DLH, dan Kesbangpol. Ironisnya, dua pihak paling berkepentingan justru tidak diajak bicara. Ada apa?

“Kami sudah himpun masukan. Izin PBG pengganti IMB masih berproses. Kami fasilitasi, wajib beri pelayanan publik,” kilah Untung, Selasa (5/5/2025)

Pernyataan ini blunder. Bagaimana bisa difasilitasi jika usaha itu nyata-nyata melanggar ketertiban umum dan membuat warga tidak tentram? Kepalo Tiyuh sudah lapor, warga sudah tanda tangan penolakan. Syarat utama persetujuan lingkungan justru diabaikan.

Langgar LKPM, Sudah Ditegur Keras 

Bukti Pemkab plin-plan makin jelas. Karaoke Diva Family milik Sobri sudah dapat Peringatan Tertulis Pertama dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Nomor: SNK 202506172040223963223.

Isinya telak: tidak menyampaikan LKPM Triwulan IV 2024 dan Triwulan I 2025. Ini pelanggaran Pasal 55 ayat 1 huruf b Perka BKPM 5/2021. Sanksinya bisa sampai pencabutan izin. Tapi kenapa masih diberi napas lewat “evaluasi”?

Warga Ultimatum Pemkab: Jangan Kasih Peluang Lagi

Warga sekitar sudah muak dengan tarik ulur Pemkab. Tanda tangan penolakan sudah disebar. Mereka tegas: tutup total, titik.

Baca Juga  Telan Biaya Hampir Rp2 Miliar, Baru Seumur Jagung, Atap Sesat Agung Islamic Center Tubaba Sudah Bocor Lagi

“Seharusnya Pemkab lebih tegas. Kami terganggu dan tidak mau ada Karaoke Diva. Jangan kasih peluang penuhi syarat lagi. Syarat utama itu persetujuan lingkungan, dan kami tolak. Main evaluasi-evaluasi, ada apa ini?” tegas perwakilan warga.

Untung Budiono berdalih akan buat surat pernyataan soal kedap suara, etika, dan norma. Jika tidak dipenuhi, baru ditutup. Pertanyaannya: sampai kapan warga disuruh sabar? Izin belum beres, LKPM nunggak, lingkungan menolak. Alasan apa lagi untuk tidak segel sekarang?

Tuntutan Warga Jelas: Buktikan, Jangan Cuma Gertak

Bola panas ada di tangan Pemkab Tubaba. Warga sudah bersuara. Aturan sudah dilanggar. Surat peringatan sudah turun.

Jika setelah evaluasi Karaoke Diva masih buka, berarti Pemkab Tubaba terbukti hanya jual janji kosong dan tunduk pada pengusaha nakal. Masyarakat Marga Kencana menunggu bukti, bukan lagi retorika.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *