Terungkap Pemilik Swiss-Belhotel Lampung di Tengah Sorotan Tragedi Balita Tenggelam

Berita, Daerah167 Dilihat
banner 468x60

Bandar Lampung, denyutrakyat.com – Tragedi memilukan terjadi di Swiss-Belhotel Lampung, Jl. Rasuna Said, Bandar Lampung. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun 3 bulan asal Kotabumi tewas tenggelam di kolam renang dewasa hotel bintang empat itu, Jumat 1 Mei 2026 sekitar pukul 07.15 WIB.

Insiden ini memicu kemarahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana karena dugaan manajemen hotel sengaja menutupi kejadian dari aparat dan pemerintah.

Siapa Pemilik Swiss-Belhotel Lampung?

Swiss-Belhotel Lampung dimiliki dan dikembangkan oleh PT Puri Persada Lampung. Hotel ini mulai beroperasi di bawah jaringan Swiss-Belhotel International, sejak April 2017, setelah sebelumnya bernama The 7th Hotel & Convention Center.

Swiss-Belhotel International, grup manajemen hotel berbasis di Hong Kong dan Selandia Baru. Diketahui Owner Representativenya adalah Idris Zubir, per 2019.

Kronologi & Dugaan Upaya Penutupan

Korban saat itu menginap bersama keluarga. Kejanggalan muncul karena Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan baru mengetahui insiden setelah paman korban yang merupakan anggota Polresta Bandar Lampung mendatangi lokasi.

“Awalnya pihak hotel terkesan bungkam dan merahasiakan kejadian,” ungkap sumber di lapangan.

Kejanggalan berlanjut saat Tim Inafis hendak olah TKP namun sempat dihalangi manajemen. Hotel baru mengizinkan setelah mendapat protes keras dari keluarga korban.

Saat polisi meminta rekaman CCTV untuk penyelidikan, pihak hotel berdalih kamera pengawas rusak. Alasan tersebut justru memicu kecurigaan publik.

Camat Telukbetung Utara Zolahudin mengaku baru mendapat kabar 4 jam setelah kejadian. “Kacau. Pas kejadian tidak ada laporan. Kelurahan tidak dikasih tahu, Bhabin tidak tahu,” sesalnya.

Wali Kota Murka, Ancam Evaluasi Total Izin Hotel

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meluapkan kekecewaannya di Gedung DPRD usai paripurna LKPJ, Senin (4/5/2026)

Baca Juga  Formades Halal Centre Terbitkan 1.200 Sertifikat Halal dan Bagikan Insentif Bagi Pendamping Proses Produk Halal

“Bunda kecewa banget. Nyawa hilang, hotel malah bungkam. Dinas Pariwisata segera koordinasi dan evaluasi. Jangan main-main,” tegas Eva.

Eva mengingatkan seluruh hotel di Bandar Lampung wajib memiliki pengamanan ketat dan CCTV aktif. “Itu penting kalau ada kecelakaan. Jangan sampai kepercayaan tamu hilang,” katanya.

Pemkot Bandar Lampung menyatakan akan melakukan evaluasi total terhadap izin dan sistem pengamanan hotel agar tragedi serupa tidak terulang.

Manajemen Hotel Masih Bungkam

Hingga Minggu malam 2 Mei 2026, belum ada pernyataan resmi dari General Manager Swiss-Belhotel. Saat dikonfirmasi, Manager F&B Swiss-Belhotel Gani menolak berkomentar.

“Saya tidak tahu. Untuk saat ini pihak hotel belum bisa memberikan informasi. Nanti ada tim sendiri yang menjelaskan,” ujarnya singkat.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *