Denyutrakyat.com, Tulangbawang – Proyek rekonstruksi jalan Hotmix senilai Rp9,8 miliar lebih dari APBD Tulangbawang tahun anggaran 2025 di Kampung Way Dente, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, Lampung yang dikerjakan CV. Rizka Rizki Konstruksi, tidak memenuhi standar konstruksi dan jalan mulai berlubang dibeberapa titik.
Hal tersebut terungkap setelah Komisi III DPRD Tulangbawang melakukan peninjauan lokasi pada Kamis (10/10/2025) yang lalu.
Ketua Komisi III DPRD Tulangbawang, Yunardi Hasan KS bersama anggota menemukan ketebalan lapisan base A disejumlah titik tidak memenuhi standar, bahkan berkisar hanya 7-16 sentimeter. Yunardi secara tegas menyampaikan pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spek agar kualitas jalan terjamin dan tidak cepat rusak yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Pantauan beberapa LSM dan media dilapangan juga menemukan indikasi pekerjaan asal jadi. Lapisan base lama tidak dilakukan penggarukan (scarifying) sebelum di timpa material baru. Secara teknis metode tersebut melanggar standar bina marga sehingga berisiko menimbulkan delaminasi dan kerusakan yang lebih cepat.
Kekhawatiran itu ternyata terbukti setelah pekerjaan Hotmix belum genap sebulan diopname (17/12/2025). Menurut informasi warga setempat, saat ini telah mulai mengelupas dan berlubang dibeberapa titik.
“Aspalnya tipis sekali, dan sudah ada yang berlubang-lubang, kami yakin tidak bertahan lama,” kata warga, Rabu (28/1/2026)
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Tulangbawang, meski telah dihubungi beberapa kali oleh media online dan LSM sebagai kontrol sosial.
Tokoh masyarakat Way Dente berharap jalan tersebut segera diperbaiki sebelum semakin rusak parah, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan lebih awet.


















