Telan Biaya Hampir Dua Miliar, Renovasi Sesat Agung Islamic Senter Tubaba Bocor Saat Hujan

Berita, Daerah534 Dilihat
banner 468x60

DENYUTrakyat.com, Tulang Bawang Barat – Salah satu destinasi wisata daerah, Sesat Agung yang terletak satu komplek dengan masjid Baitus Shobur atau sering disebut juga masjid 99 Cahaya Asmaul Husna, yang menjadi ikon utama kompleks Islamic Center Kabupaten Tulang Bawang Barat baru-baru ini direnovasi oleh pemerintah setempat.

Untuk merawat dan memperindah ikon wisata kebanggaan masyarakat Tubaba tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR telah menggelontorkan anggaran hampir Rp2 miliar untuk merenovasi Sesat Agung Islamic Center pada tahun anggaran 2025.

Namun sayang proyek renovasi miliaran rupiah tersebut tidak maksimal hasilnya. Baru seumur jagung pekerjaan renovasi tersebut, sudah menuai kritikan publik karena hasil pekerjaan yang terkesan asal jadi, sehingga disaat hujan turun beberapa titik bangunan Sesat Agung Islamic Center sudah bocor kembali.

Sebuah unggahan di media sosial (medsos) Tiktok dengan akun @rajanya_umroh_hemat yang merekam video Sesat Agung Islamic Center saat hujan terlihat bocor yang cukup deras, sehingga air menggenangi lantai bagian atas Sesat Agung Islamic Center Tubaba tersebut.

Salah satu warga yang hendak sholat di masjid Baitus Shobur Islamic Center juga menyatakan hal yang sama.

“Parah bocornya mas, sampai banjir di atas, enggak tahu ya mas gimana kerjanya, padahal baru selesai dibagusin lho mas,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, diketahui proyek rehabilitasi Sesat Agung Islamic Center Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dibiayai sebesar Rp1.958.016.000 dari APBD Tubaba Tahun Anggaran 2025, yang dikerjakan oleh CV. Aruwana Karta Abadi.

Dan disaat pengerjaan proyek tersebut juga sudah menuai sorotan publik karena terindikasi banyak kejanggalan. Selain dugaan potensi penyimpangan anggaran, juga adanya tindakan intimidasi oleh oknum pengawas proyek terhadap jurnalis yang melakukan peliputan dan kontrol sosial.

Baca Juga  Armen Wijaya Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung di Promosikan ke Kejagung

Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Tubaba, mengingat pesan WhatsApp yang dikirimkan ke beberapa pejabatnya semua masih ceklist satu, belum aktif atau sudah ganti nomor WhatsApp lagi.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *