RUTAN KOTABUMI JADI SARANG SCAM VCS: 137 NAPI DALANGI PENIPUAN Rp1,4 MILIAR, OKNUM SIPIR DIDUGA TERLIBAT

Beranda, Berita, Daerah214 Dilihat
banner 468x60

Bandar Lampung, denyutrakyat.com — Jeruji besi tak menghalangi kejahatan. Polda Lampung membongkar sindikat penipuan online bermodus video call sex (VCS) yang dikendalikan dari balik Rutan Kelas IIB Kotabumi, Lampung Utara. Kerugian korban tembus Rp1,4 miliar.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengungkap, kasus ini terbongkar setelah laporan masyarakat masuk 30 April 2026. Tim Siber langsung mengobok-obok rutan. Hasilnya mencengangkan: 145 warga binaan diperiksa, 137 di antaranya diduga kuat jadi otak pelaku.

“Semua sudah kami pindahkan ke Rutan Kelas I Bandar Lampung biar penyidikan lebih cepat,” tegas Helfi, Senin (11/5/2026)

Para napi punya job desc jelas. Ada “pemuka” alias koordinator blok, ada yang menyamar jadi Propam atau Polisi Militer saat menelepon korban, sampai “operator” yang kerjaannya bikin akun palsu TNI-Polri di medsos.

Targetnya perempuan. Modus: ajak VCS, rekam layar, edit, lalu peras. “Korban diancam videonya disebar kalau tidak transfer uang,” kata Helfi.

Catatan Polda Lampung bikin merinding:

  • 1.286 orang terjebak chat jebakan
  • 671 orang jadi korban VCS
  • 249 orang sudah transfer uang
  • Total kerugian: Rp1.424.296.000

Dua korban dari Jawa Timur dan Lampung sudah melapor resmi.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto tak menampik. Ada dugaan keterlibatan pegawai rutan. “Sudah minta bantuan Pak Kapolda. Kalau terbukti, kami serahkan ke Polda untuk diproses,” tegasnya.

Kasus ini jadi tamparan keras: rutan yang harusnya jadi tempat pembinaan, malah berubah jadi call center penipuan terbesar di Lampung.

Baca Juga  Kejati Lampung Tetapkan Plh. Sekda Lampung Utara, Ahmad Alamsyah Sebagai Tersangka Dugaan Penyelewengan Dana Sekretariat DPRD

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *