DENYUT RAKYAT, BANDAR LAMPUNG — LSM InfoSOS Indonesia memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat dan sikap tegas Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung terkait jebolnya sebagian pekerjaan proyek Revitalisasi Trotoar Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim, yang bernilai anggaran Rp21,7 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Asmi Hidayat sebagai kontraktor pelaksana, dengan CV Tri Paica Artha sebagai konsultan pengawas.
Sikap peka terhadap aspirasi masyarakat ditunjukkan langsung oleh para anggota dewan Komisi III begitu kasus ini menyebar luas di media sosial. Pada Rabu, 2 September 2026, mereka segera memanggil pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun perwakilan kontraktor untuk dimintai keterangan. Tidak berhenti di ruang rapat, pada Selasa, 9 September 2026, tim Komisi III turun langsung melakukan pemeriksaan mendadak ke lokasi proyek.
Hasil peninjauan di lapangan membuktikan dugaan masyarakat: pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis. Ditemukan penggunaan diameter besi yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta perancah/bekisting beton yang menggunakan material bekas yang seharusnya tidak diperbolehkan.
Kekecewaan mendalam disampaikan para anggota dewan terhadap lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas maupun Dinas PU, serta kualitas pekerjaan yang dilakukan kontraktor.
“Ini jelas tidak sesuai spesifikasi, harus dibongkar total dan dikerjakan ulang dengan benar. Jangan main-main dengan uang rakyat dari APBD,” tegas Zainal Abidin, anggota Komisi III.
Zainal menambahkan, jika pekerjaan asal-asalan dibiarkan, yang akan malu bukan pihak kontraktor, melainkan Pemerintah Kota Bandar Lampung, termasuk Wali Kota Eva Dwiana.
Sementara itu, Agus Djumadi, Ketua Komisi III, membenarkan temuan ketidaksesuaian tersebut dan meminta Dinas PU melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Kita sudah melihat langsung di lapangan, pekerjaan ini nyata-nyata tidak sesuai spesifikasi. Kami meminta Dinas PU segera mengevaluasi seluruh pelaksanaan proyek ini,” ujarnya.
Merespons langkah cepat dan ketegasan Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Junaidi Farhan, Ketua LSM InfoSOS Indonesia, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh.
“Pertama, kami sangat mengapresiasi respon cepat para wakil rakyat kita di Komisi III. Hal seperti ini sudah sangat jarang terjadi lho, ada dewan yang benar-benar turun dan peduli,” ungkap Junaidi, Jumat (11/9/2026).
Junaidi juga menyatakan keyakinannya bahwa Komisi III akan menuntaskan permasalahan ini secara serius dan transparan.
“Saya yakin Bapak-Ibu anggota Komisi 3 akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan ini sampai tuntas. Mereka tentu tidak akan mengecewakan warga Bandar Lampung. Seluruh masyarakat menunggu hasil kerja nyata dan rekomendasi yang tegas, termasuk langkah perbaikan dan pertanggungjawaban yang tepat,” pungkasnya.
Publik kini menantikan rekomendasi resmi DPRD Kota Bandar Lampung serta tindak lanjut Wali Kota Eva Dwiana terkait perbaikan kualitas, pertanggungjawaban, dan jaminan keterselesaian proyek senilai Rp21,7 miliar tersebut.





























