ICW Senggol Istana: Jangan Maling Uang Rakyat Lewat Sembako May Day, Buka Semua Borok Anggarannya!

Beranda, Berita, Nasional147 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, denyutrakyat.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) ngamuk. Pemerintah dituding main kucing-kucingan pakai duit rakyat lewat 350 ribu paket sembako May Day. ICW mendesak Kemensetneg buka-bukaan soal aliran dana 2025–2026 sebelum publik mencium bau busuk korupsi.

“Bongkar sekarang atau kita bongkar bareng-bareng. Ini uang rakyat, bukan dana kampanye terselubung pejabat,” semprot Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, Senin (4/5/2026)

Wana membongkar dugaan modus Istana: bagi-bagi sembako di Monas 1 Mei lalu pakai duit Kemensetneg. Tapi jejaknya dihapus. Situs Kemensetneg, Setkab, LPSE sudah diacak-acak ICW. Kosong. Nihil. Selembar dokumen pengadaan pun tak ada.

Daftar Operasi Sembako Gelap yang Disorot ICW:

  1. 25 Maret 2025. Tebar sembako di Bogor
  2. 20 Maret 2026. Presiden bagi-bagi di Sumatera
  3. 28 Maret 2026. Bazar Monas dadakan
  4. 1 Mei 2026. 350 Ribu paket May Day dari Perum Bulog

Empat Alasan Kenapa Ini Berbahaya:

1. Pintu Masuk Rampok Uang Negara. Anggaran siluman adalah ladang korupsi. Kasus Bansos Covid-19 sudah cukup jadi kuburan pejabat rakus. Mau diulang?

2. Menampar Muka Demokrasi. Tutup informasi = khianati rakyat. UU KIP dilanggar telanjang. Publik dibodohi, tak boleh tahu duitnya lari ke mana.

3. Bansos Rasa Pencitraan. Sembako keluar cuma saat ada kamera dan panggung. Ini bantuan atau suap terselubung buat citra penguasa?

4. Rakyat Miskin Cuma Jadi Tumbal. Tak ada data penerima. Yang lapar tetap lapar. Yang dapat justru kroni dan tim hore. Tepat sasaran dari mana?

“Kalau memang suci, buka semua sekarang. Jangan tunggu KPK yang bongkar. Rakyat sudah muak dibohongi pakai bansos,” tantang Wana.

Dikonfirmasi, Kemensetneg bungkam. Ditelepon tak diangkat, WA centang dua. Ada apa?

Baca Juga  Pemerintah Membangun Tugu Qur'an, Tetapi Jangan Lupa Membangun Karakter Pemimpin Yang Amanah

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *