Duka Mendalam di Mesuji: Dua Anak Oktananda dan Anindya Meninggal dalam Kebakaran Rumah Dini Hari

Berita, Daerah317 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, MESUJI — Kabar duka menyelimuti Desa Budi Aji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Minggu (30/8/2026) dini hari. Dua anak, Oktananda Putra Ilham (15) dan Anindya Putri Ilham (11), meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan rumah mereka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.44 WIB. Laporan pertama masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Mesuji melalui Call Center 112 dari Kepala Desa Budi Aji, Nurul.

Begitu menerima informasi, Regu C Damkarmat bersama BPBD langsung bergerak ke lokasi. “Personel langsung kami kerahkan untuk pemadaman dan penanganan,” ujar Kasat Pol PP Kabupaten Mesuji, Ronal.

Petugas tiba di lokasi pukul 03.01 WIB. Di tengah kobaran api, warga menyampaikan kabar bahwa masih ada dua anak di dalam rumah. Tanpa menunggu lama, tim berupaya melakukan evakuasi.

Sayangnya, saat ditemukan, Oktananda dan Anindya sudah tidak bernyawa. Keduanya diketahui berada di rumah saat orangtua mereka sedang tidak di tempat.

“Kami mendapat informasi ada anak-anak di dalam. Tim segera melakukan pencarian sambil memadamkan api,” jelas Ronal dengan nada prihatin.

Rumah milik Ilham Purnomo (48) berukuran sekitar 8 x 12 meter itu ludes terbakar. Damkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam, Isuzu Truck 01 dan Hino 04, serta tiga tangki air. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar tiga jam hingga situasi dinyatakan aman pukul 06.00 WIB. Berkat penanganan cepat, dua bangunan ruko di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari amukan api.

Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 300 juta. Namun bagi warga Budi Aji, kehilangan Oktananda dan Anindya jauh lebih dalam dari angka materi.

Baca Juga  Apa Kabar: Polemik Dana Hibah SMA Siger, Yayasan Klaim Rp350 Juta, DPRD Soroti Pengawasan

Warga sekitar tampak berdatangan sejak pagi untuk memberikan dukungan kepada keluarga. Banyak yang tak kuasa menahan tangis mengingat kedua anak tersebut dikenal ramah dan ceria.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di rumah, terutama saat rumah ditinggal.

Kepada keluarga Ilham Purnomo, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan berat ini. Al-Fatihah untuk Oktananda dan Anindya.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan