Duka Mendalam di Luwu: Personel Polda Sulsel Ditemukan Meninggal di Mess Tambang Emas

Berita, Daerah49 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, LUWU – Kabar duka datang dari jajaran Polda Sulawesi Selatan. Seorang personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulsel ditemukan meninggal dunia di lokasi tugas pengamanan objek vital.

Korban diketahui bernama Kusnadi Usman (43 tahun), personel Ditpamobvit Polda Sulsel yang bertugas melakukan pengamanan di area tambang emas.

Ia ditemukan meninggal dunia di Mess Halmahera milik PT Masmindo Dwi Area, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Kasi Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, membenarkan peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat rekan sekamar korban, Andi Palaloi, pulang dari Pos Jaga dan menuju Mess Halmahera yang ditempati bersama korban. Saat mengetuk pintu kamar, korban tidak memberikan jawaban.

Karena tidak ada respons, saksi kemudian memanggil rekan lainnya, Aiptu Sahrul Mubarak. Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi bersimbah darah di atas ranjang, di samping senjata api dinas jenis V2 Sabhara.

Tim Inafis Satreskrim Polres Luwu yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan luka tembak pada bagian leher korban.

“Korban ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri menggunakan senjata api jenis V2 Sabhara, dengan kondisi luka tembak pada bagian leher,” kata Didik dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah almarhum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan otopsi sesuai prosedur.

Pada Selasa sore, 4 November 2026, sekitar pukul 14.30 WITA, jenazah almarhum telah dimakamkan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan prosesi kedinasan.

Polda Sulsel menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum dan menyatakan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan