Data BNPB: 995 Korban Meninggal dan 226 Hilang Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Beranda, Berita, Nasional602 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui tambahan korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menuturkan pihaknya kembali menemukan jasad korban tewas banjir sebanyak lima orang.

Sehingga hari Jum’at (12/12/2025), total korban tewas menjadi 995 orang dari sebelumnya sebanyak 990 orang. Sementara korban yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan tercatat 226 orang.

“Hasil pencarian dan pertolongan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, jumlah total korban meninggal dunia di tiga provinsi bertambah lima. Dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember, saat ini rekapitulasi kami menunjukkan 995 jiwa total meninggal dunia,” kata Muhari dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube BNPB.

Muhari mengatakan ada potensi jumlah korban tewas akan berkurang. Sebab, ada upaya verifikasi ulang yang dilakukan beberapa kabupaten terkait jasad tersebut.

Dari verifikasi itu, ternyata ada jasad yang meninggal dunia sebelum bencana banjir terjadi.

“Kami sudah menerima informasi dari tiga kabupaten bahwa ada jumlah jasad yang sebelumnya dihitung sebagai jasad yang ditemukan pasca bencana, ini ketika dikonfirmasi menurut catatan sipil by name by adress yang dilakukan kecamatan, ini merupakan nama yang sudah meninggal sebelum terjadinya bencana,” tuturnya.

Berikut data jumlah korban tewas berdasarkan provinsi: Aceh 407 orang, Sumatera Utara343 orang, dan Sumatera Barat 240 orang.

Sementara, terkait jumlah pengungsi tidak mengalami penambahan yakni masih 884.889 orang. Jumlah pengungsi terbanyak berada di Aceh Timur, yaitu 238 ribu orang.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *