Tawuran Pecah di Jalan Kandea Makassar: Satu Orang Tewas Tertembak, Pos Gabungan TNI-Polri Dibakar Massa

Daerah72 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, MAKASSAR — Situasi mencekam melanda kawasan perbatasan antara Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala, Makassar, akibat aksi perang kelompok yang berujung pada eskalasi kerusuhan besar di Jalan Kandea. Minggu (27/9/2026) dini hari sekitar pukul 02.50 WITA.

Kericuhan bermula dari kawasan pinggir kanal dan meluas hingga ke poros Jalan Kandea.

Bentrokan antar kelompok warga ini memaksa aparat keamanan turun tangan untuk membubarkan massa yang saling serang menggunakan berbagai senjata tajam dan batu.

Kronologi Kejadian dan Korban Jiwa

Dalam upaya pembubaran paksa oleh aparat kepolisian di lokasi kejadian, situasi menjadi tidak terkendali.

Aparat kepolisian melepaskan tembakan untuk mengendalikan massa yang beringas. Satu orang warga dilaporkan tewas di tempat akibat terkena terjangan peluru aparat. Berdasarkan informasi awal, proyektil peluru mengenai bagian punggung korban hingga menembus area jantung.

Pembakaran Pos Gabungan TNI-Polri

Kematian korban memicu kemarahan massa yang tidak terima atas tindakan represif tersebut. Massa yang mengamuk berbalik menyerang aparat.

Sasaran amukan diarahkan ke pos gabungan TNI-Polri yang terletak tepat di pertigaan Jalan Kandea, yang menjadi batas wilayah administratif Kecamatan Tallo dan Bontoala.

Akibat serangan tersebut, pos gabungan mengalami kerusakan parah dan hangus dibakar massa.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan gabungan dalam skala besar telah dikerahkan ke lokasi untuk memetakan situasi dan mencegah terjadinya bentrokan susulan. Pihak berwenang dikabarkan akan segera melakukaninvestigasi internal terkait prosedur penggunaan senjata api dalam pembubaran massa tersebut.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan