17 Wakil Rakyat Berhalangan Hadir Dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 17 Tubaba. Ini Daftarnya

Daerah593 Dilihat
banner 468x60

DENYUTRAKYAT.COM, TUBABA – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang ke-17, DPRD setempat menggelar Rapat Paripurna Istimewa pada hari Senin tanggal 6 April 2026.

Momen penuh hikmat yang mengusung tema “Bertumbuh Berdaya Bersama” tersebut berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD dengan dihadiri Bupati Ir. Novriwan Jaya dan Wakil Bupati Nadirsyah, Inspektur Provinsi Lampung Dra. Bayana, M.Si, Forkopimda, dan undangan lainnya.

Namun kegiatan tersebut berubah menjadi ironis ketika ratusan mata yang hadir harus menyaksikan banyaknya kursi kosong para anggota dewan yang tidak hadir pada peringatan bersejarah dibumi Ragem Pai Mangi Wawai.

Berdasarkan data kehadiran anggota dewan tercatat hampir separuh para wakil rakyat tidak hadir yaitu 17 orang dari 35 anggota DPRD Tubaba. Mereka yang diduga tidak hadir antara lain;

1. Rusli (PAN)
2. Asep Priwanto (PAN)
3. Eko Prihanto, SE (Partai Buruh)
4. Irawadi Sanjaya, A.Md.Kep (PKS)
5. M. Taufik Hidayat, S.Pd (PKB)
6. Sudirwan, S.Sos (Hanura)
7. Roni, S.I.P (Hanura)
8. Ahmad Ridwansyah (Perindo)
9. M. Aris Pratama Hanan, SE (Golkar)
10. Eli Fitriana (Demokrat)
11. Sofyan Rades (PDI-P)
12. Wildan, SE (Nasdem)
13. Wawan Irawan, S.I.P (Nasdem)
14. Rasben Panggabean (Nasdem)
15. Arya Saputra (Gerindra)
16. Deddy Robiansyah (Gerindra) dan
17. M. Redi Setiawan (Gerindra)

Belum ada keterangan resmi baik dari panitia HUT ke-17 Tubaba, maupun dari sekretariat dewan terkait ketidak hadiran 17 anggota legislatif tersebut.

Sementara beberapa anggota dewan yang dimintai konfirmasi oleh denyutrakyat.com, sebagian besar belum merespon pesan WhatsApp yang terkirim. Hanya Roni dari Partai Hanura dan Rusli dari PAN yang memberi respon singkat, namun keduanya belum memberi keterangan lebih lanjut terkait ketidak hadiran mereka.

Baca Juga  Oyang Philipus Soroti Dugaan Penyalahgunaan Penerbangan Subsidi oleh Oknum Pegawai Kemenhub

Sementara tempat terpisah Aktivis LSM yang juga merupakan Ketua LPM Kabupaten Tulang Bawang Barat, Junaidi Farhan saat dimintai pendapatnya melalui pesan WhatsApp mengatakan ketidakhadiran massal para anggota dewan memunculkan kesan negatif di mata publik, dan mencerminkan ketidaksolidan atau kurangnya penghargaan terhadap lembaga dan daerahnya. Tulisnya, Rabu (8/4/2026)

Ia juga berpendapat penghormatan hari jadi adalah momentum istimewa untuk menghormati sejarah dan membangun semangat daerah. Tanggung jawab sebagai wakil rakyat adalah amanat konstituen. Jadi kehadiran adalah wujud tanggung jawab atas amanat tersebut.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *