Bersih-Bersih Hari Buruh: Menteri Dody Sapu 7 Pejabat Eselon I PU, Sekjen Diganti

Beranda, Berita, Nasional176 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, denyutrakyat.com — Tepat di Hari Buruh, 1 Mei 2026, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan “bersih-bersih” besar di tubuh kementeriannya. Sebanyak 7 pejabat eselon I sekaligus dicopot dan diganti dalam pelantikan di Gedung Utama KemenPU, Jakarta.

Langkah drastis ini menyasar posisi paling strategis: Sekretaris Jenderal, Dirjen Sumber Daya Air, Kepala BPSDM, Kepala BPIW, hingga tiga Staf Ahli Menteri.

Sekjen Wida Nurfaida yang baru dilantik Juli 2025 ikut terpental. Posisinya kini diisi Apri Artoto, yang sebelumnya menjabat Kepala BPSDM. Kursi panas Dirjen SDA juga berganti dari Dwi Purwantoro ke Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw.

Menteri Dody berdalih perombakan ini bukan sekadar ganti orang. “Ini bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan mengelola kebijakan negara agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya, Jumat (1/5/2026)

Ia menyinggung pesan Presiden Prabowo bahwa fondasi statecraft adalah ASN yang solid dan bersih.

“ASN dituntut tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan konsisten menjaga kepercayaan publik,” ujar Dody.

Daftar 7 Pejabat Eselon I yang Dicopot & Penggantinya;

  1. Sekjen: Wida Nurfaida → Apri Artoto
  2. Dirjen SDA: Dwi Purwantoro → Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw
  3. Kepala BPSDM: Apri Artoto → Bisma Staniarto
  4. Kepala BPIW: Bob Arthur Lombogia → Adenan Rasyid
  5. Staf Ahli Sosial Budaya: K.M. Arsyad → Rachman Arief Dienaputra
  6. Staf Ahli Ekonomi & Investasi: Abram Elsajaya Barus → Indro Pantja Pramodo
  7. Staf Ahli Keterpaduan Pembangunan: Edy Juharsyah → Pantja Dharma Oetojo

Dody menutup pelantikan dengan peringatan: profesionalisme dan integritas harus berjalan beriringan. “Semoga amanah ini dijalankan sebaik-baiknya,” katanya.

Perombakan kilat ini memicu spekulasi. Pencopotan 7 eselon I sekaligus di hari libur nasional dinilai sebagai sinyal kuat Dody ingin kendali penuh atas program prioritas PU era Prabowo. Terlebih, posisi Sekjen dan Dirjen SDA adalah jantung anggaran dan proyek infrastruktur.

Baca Juga  Program Nasional Dinilai Dikuasai Pemodal, APDESI Jateng Suarakan Perlawanan dari Munas

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *