Yuk, Kembali Naik Transportasi Umum

Berita, Daerah127 Dilihat
banner 468x60

KARANGANYAR, denyutrakyat.com — Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan pribadi dan berkembangnya layanan transportasi modern, keberadaan transportasi umum perlahan mulai ditinggalkan masyarakat. Padahal, angkutan umum seperti angkot masih memiliki peran penting bagi warga yang membutuhkan sarana transportasi murah dan terjangkau.

Salah satu sopir angkot di Karanganyar, Parno (65), mengaku kondisi angkot saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Sopir angkot trayek Terminal Palur–Terminal Bejen itu mengatakan jumlah penumpang terus menurun seiring meningkatnya penggunaan sepeda motor pribadi dan transportasi online.

“Kalau dulu penumpang ramai. Sekarang sehari kadang cuma cukup buat bensin,” ujarnya, Minggu (23/5/2026).

Parno sudah 15 tahun menjadi pengemudi angkot. Dahulu, dirinya mampu membawa pulang penghasilan bersih hingga Rp200 ribu per hari. Kini, dalam sehari empat kali perjalanan pulang-pergi sering kali hanya cukup untuk biaya operasional kendaraan.

Jumlah armada angkot dalam kota Karanganyar pun terus berkurang. Dari sekitar 60 unit yang pernah beroperasi, kini tersisa sekitar 30 unit saja yang masih aktif melayani masyarakat.

Meski begitu, keberadaan angkot ternyata masih dibutuhkan sebagian warga, terutama kalangan pekerja dan masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Parti, seorang buruh pabrik, mengaku masih sesekali menggunakan angkot untuk berangkat dan pulang kerja ketika tidak ada yang mengantar atau menjemput.

“Sebenarnya angkot masih membantu. Kalau naik transportasi online terus terang berat biayanya bagi saya,” katanya.

Selain lebih terjangkau, penggunaan transportasi umum juga dinilai dapat membantu mengurangi kemacetan dan kepadatan kendaraan di jalan raya. Namun rendahnya minat masyarakat membuat keberadaan angkot semakin terpinggirkan.

Bagi sebagian sopir angkot, bertahannya transportasi umum bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga menyangkut kebutuhan masyarakat kecil yang masih menggantungkan mobilitas sehari-hari pada angkutan umum.

Baca Juga  Bertahun-tahun di PHP Pemerintah Warga Dua Kabupaten Tuba dan Tubaba Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Parah

Selain itu, diperlukan pembenahan dan perbaikan infrastruktur serta fasilitas publik guna mendukung keberlangsungan transportasi umum. Peremajaan armada angkutan umum yang lebih modern dan nyaman dinilai penting agar mampu menarik kembali minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

Pembangunan selter atau halte yang aman dan nyaman bagi penumpang juga menjadi kebutuhan penting, terutama bagi pekerja, pelajar, maupun masyarakat kecil yang masih mengandalkan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, regulasi terkait pengaturan tarif transportasi umum juga perlu diperhatikan agar tetap terjangkau bagi masyarakat kecil, namun tetap mampu menopang keberlangsungan operasional para pengemudi angkutan umum.

Di tengah kondisi saat ini, pemerintah juga tengah mendorong penghematan energi, khususnya penggunaan bahan bakar minyak. Keberadaan transportasi umum massal dinilai dapat menjadi salah satu terobosan untuk mendukung upaya penghematan energi dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.

Pemanfaatan transportasi umum secara lebih luas juga berpotensi menekan konsumsi bahan bakar, mengurangi kemacetan, serta menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Ajakan untuk kembali memanfaatkan transportasi publik bukanlah sebuah kemunduran di tengah perkembangan zaman, melainkan bagian dari upaya membangun pola transportasi yang lebih bijak, efisien, dan berkelanjutan.

Selain dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak, penggunaan transportasi umum juga dinilai mampu membantu mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, serta mendukung gerakan menjaga lingkungan dan menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global serta efek rumah kaca.

Di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola transportasi, ajakan untuk kembali menggunakan transportasi umum menjadi pengingat bahwa angkutan publik masih memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *