HUT Ke-17 Tubaba Selain Banyak Wakil Rakyat Yang Tidak Hadir Juga 70 Persen Lebih Kepalo Tiyuh Tidak Hadir

Daerah716 Dilihat
banner 468x60

DENYUTRAKYAT.COM, TUBABA – Momen peringatan hari ulang tahun (HUT) ke 17 Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2026 menorehkan catatan kurang baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya selain banyaknya anggota DPRD Tubaba sebagai wakil rakyat yang tidak hadir dalam rapat paripurna istimewa peringatan HUT Kabupaten Tulang Bawang Barat, juga lebih dari 70 persen para Kepalo Tiyuh (Kepala Desa) di Kabupaten bermotto Ragem Pai Mangi Wawai tersebut diketahui tidak hadir.

Menurut informasi dari salah satu anggota DPRD yang hadir pada rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-17 Tubaba dari 103 Tiyuh/Kelurahan yang ada di Kabupaten Tubaba hanya sekitar 20an Kepalo Tiyuh atau Kepala Desa yang hadir.

“Sangat disayangkan di momen yang penuh sejarah kelahiran kabupaten ini, selain kawan-kawan anggota legislatif yang tidak sempat hadir, juga hanya sekitar dua puluhan kepalo tiyuh yang hadir”, ungkapnya melalui sambungan WhatsApp kepada media. Selasa (7/4/2026)

Menurutnya peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memiliki beberapa tujuan mulia salah satunya memperkuat kebersamaan dan sinergi.

“Momen ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, persatuan, dan semangat kolektif antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun daerah. HUT Tubaba menjadi salah satu tolak ukur pencapaian pembangunan untuk mewujudkan Tubaba yang maju, bertumbuh, dan berdaya saing,” kata salah satu anggota DPRD Tubaba yang minta untuk tidak disebutkan namanya.

Peringatan HUT ke-17 Tubaba yang merupakan bentuk rasa syukur dan cinta atas perjalanan kabupaten, sekaligus momen evaluasi terhadap pencapaian dan perbaikan di masa mendatang tersebut banyak mendapat sorotan warga melalui media sosial Facebook terkait banyaknya anggota DPRD setempat yang tidak hadir.

Peringatan HUT ke-17 Kabupaten Tubaba di tahun 2026, yang mengusung semangat “Bertumbuh, Berdaya, Bersama” banyak disayangkan warganet di grup-grup media sosial atas banyaknya anggota DPRD dan para kepalo tiyuh yang tidak hadir.

Baca Juga  Kasus Revolving Sapi Rp7 M di Tubaba Jalan di Tempat, LSM FORA Lampung Desak Kajari Baru Serius

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *