KNPI Gowa Gelar Buka Puasa dan Diskusi Pendidikan Pemuda

Daerah269 Dilihat
banner 468x60

DENYUTRAKYAT.COM, GOWA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gowa menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan sharing session bertema “Menakar Masa Depan Pendidikan Pemuda Gowa”.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh pemerintah, legislatif, dan pemuda untuk membahas arah pendidikan generasi muda di daerah tersebut.

Diskusi menghadirkan narasumber Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, Bupati Gowa Dr. Hj. Sitti Husniah Talenta, S.E., M.M., serta Ketua KNPI Gowa Alumnus Zainuddin, dengan moderator M. Fadlan L. Nambung.

Bupati Gowa dalam kesempatan itu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Taufik Mursad, S.T. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah menempatkan pendidikan sebagai program prioritas dalam visi “Gowa Pintar, Gowa Caradde.”
“Pemkab Gowa memiliki lima sektor utama pembangunan, salah satunya pendidikan.

Program seperti Ayo Mengaji terus didorong untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Gowa memiliki sejarah intelektual kuat melalui tokoh-tokoh besar seperti Sultan Hasanuddin, Syekh Yusuf, dan Karaeng Pattingalloang yang menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gowa yang diwakili H. Amiruddin Mappasomba Dg Sila, anggota Komisi IV dari Partai PAN, menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal kemajuan pendidikan di daerah.

“Saya telah berkecimpung di dunia pendidikan kurang lebih 41 tahun. Karena itu sebagai anggota dewan, saya merasa punya tanggung jawab untuk terus mengawal kebijakan pendidikan di Gowa,” katanya.

Ketua KNPI Gowa Alumnus Zainuddin menegaskan pentingnya pendidikan bagi masa depan pemuda sekaligus mengingatkan besarnya jasa para guru.

“Pendidikan adalah kunci masa depan pemuda. Kita tidak boleh lupa, di balik setiap keberhasilan selalu ada guru yang dengan sabar mendidik dan membimbing kita,” ujarnya.

Baca Juga  Gowa Darurat Parkir : OKP Desak Pembentukan Dewan Pengawas RSUD dan PD Parkir

Ia juga menyinggung data pendidikan nasional yang menunjukkan sekitar 60 persen anak tidak menamatkan pendidikan dasar, sementara yang melanjutkan ke perguruan tinggi hanya sekitar 10 persen.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat, sebagai simbol kebersamaan dalam mendorong kemajuan pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Gowa.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *