Peristiwa Penyerangan Rumah di Maros: Dua Pelaku Diduga Dilindungi Oknum Perwira Masih Belum Ditangkap

Berita, Daerah263 Dilihat
banner 468x60

DENYUT RAKYAT, MAROS – Kasus penyerangan dan pengrusakan rumah warga yang terjadi di Dusun Bulu-Bulu, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. Meski identitas dua pelaku telah dikantongi pihak kepolisian, hingga kini keduanya belum juga ditangkap.

Keadaan ini memicu kekecewaan mendalam bagi korban dan warga sekitar. Pasalnya, aksi brutal yang dilakukan secara terang-terangan tersebut jelas melanggar hukum dan menimbulkan trauma mendalam. Korban yang merasa terancam telah melaporkan kejadian ini ke Polres Maros, namun penanganan kasus dinilai lamban.

Dugaan “Bekingan” Kuat

Kabar yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan lambatnya proses hukum ini dikarenakan adanya indikasi perlindungan terhadap para pelaku. Diduga kuat, pelaku memiliki hubungan kekerabatan dengan seorang perwira aktif di lingkungan Polri, yang membuat proses penangkapan menjadi terhambat.

Anggota Lembaga Advokasi Rakyat Sulsel, yang mendampingi korban, mengecam keras dugaan intervensi oknum tersebut. “Jika benar ada oknum perwira yang melindungi pelaku kejahatan, ini merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum di Maros dan Sulawesi Selatan. Hukum harus berlaku sama bagi siapa saja,” tegasnya saat dihubungi Senin (24/8/2026).

Korban dan warga mendesak Polres Maros untuk bertindak profesional dan segera menangkap kedua pelaku yang identitasnya sudah jelas. Kasus ini menjadi ujian transparansi bagi kepolisian dalam menangani kasus yang melibatkan orang-orang yang memiliki “koneksi” kuat.

Masyarakat berharap Polda Sulawesi Selatan turun tangan untuk mengawasi proses penyidikan ini agar rasa keadilan bagi korban tetap terjaga. Keberadaan pelaku yang masih bebas berkeliaran menimbulkan kekhawatiran akan adanya aksi susulan atau intimidasi terhadap saksi-saksi lain.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Maros masih belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan perlindungan oleh oknum perwira tersebut.

Baca Juga  Modernisasi Layanan, Perumda Air Minum Tirta Merapi Klaten Resmikan Gedung Pusat Baru

Catatan Redaksi: Isi dari pemberitaan ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya pengirim rilis (terverifikasi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan