Disuruh Diam Soal Jalan Rusak, APBD Entah Kemana: Bupati Marah, Wabup & Ketua DPRD Malah Nambal Jalan. Tanggung Jawab Kontraktor Jadi Abu-Abu

Beranda, Berita, Daerah506 Dilihat
banner 468x60

TULANG BAWANG BARAT, denyutrakyat.com – Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya kena semprot warganet setelah videonya viral. Dalam wawancara itu ia tegas-tegas bilang, “Bukan cuma jalan rusak yang kita urusin. Kalau cuma meributkan jalan rusak tidak maju-maju kita.”

Alih-alih menjelaskan kenapa jalan di Tubaba masih hancur meski anggaran infrastruktur jalan ada di APBD, bupati justru minta masyarakat berhenti ribut.

Publik belum sempat selesai mencerna ucapan itu, Wakil Bupati Nadirsyah langsung turun gunung. Bukan untuk inspeksi proyek, tapi bawa cangkul dan semen, gotong royong nambal jalan rusak bareng warga.

Ketua DPRD Tubaba Busroni juga tak mau kalah. Ia ikut mengaduk sabes dan puing-puing untuk menambal beberapa titik jalan. Aksi itu ia bungkus dengan ajakan ke seluruh anggota DPRD agar “peduli” dengan jalan di dapil masing-masing.

Masalahnya, jalan yang mereka tambal itu bukan jalan sembarangan. Jalan tersebut ada yang baru selesai dikerjakan kontraktor dan masih dalam masa pemeliharaan. Artinya, kalau rusak, yang wajib perbaiki adalah kontraktor, bukan pejabat dan warga.

Ketua LPM Tubaba Junaidi Farhan menyebut kejadian ini aneh dan kontradiktif.

“Bupati bilang jangan ribut soal jalan rusak. Eh wakilnya malah sibuk nambal jalan yang baru selesai dikerjakan kontraktor. Ini duit APBD buat apa kalau pejabatnya sendiri yang turun jadi tukang tambal?” sindir Junaidi.

Ia juga menyindir peran DPRD yang seharusnya mengawasi, bukan ikut pencitraan.

“Kenapa ketua DPRD repot-repot nambal satu dua titik? Kenapa tidak sekalian pakai fungsi pengawasan untuk bongkar kenapa proyek jalan yang baru selesai sudah rusak lagi? Jangan-jangan ini cuma panggung pencitraan politik,” ujarnya.

Pertanyaan besar kini menggantung: Kemana larinya anggaran infrastruktur jalan Tubaba? Kenapa pejabat lebih cepat turun nambal jalan daripada menagih tanggung jawab kontraktor?

Baca Juga  Budak Pontianak Ini Gegerkan Sidang KIP Ijazah Jokowi

Sementara itu, masyarakat dibiarkan bertanya-tanya, apakah gotong royong ini bentuk kepedulian tulus, atau sekadar teater politik di atas jalan yang seharusnya sudah mulus.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *