Botok Masuk DPR: Dari Jalanan ke Balkon, Aspirasi Tetap Jadi Penonton. Jutaan Suara Dititipkan Selamat Datang di Teater Paripurna

banner 468x60

DENYUT RAKYAT, JAKARTA — Akhirnya tembus juga.  Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok, CS berhasil menembus pagar, negosiasi, dan prosedur. Hadiahnya 14 kursi di balkon Ruang Rapat Paripurna DPR RI. Dari orasi di jalanan, kini ganti jadi penonton VIP Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027.

Luar biasa. Butuh semalaman negosiasi sejak Rabu malam, hanya untuk mendapat izin duduk dan mendengar. Tim negosiator DPR kerja lembur, AMPB kerja sabar. Sama-sama capek demi 30 menit “kesempatan menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan”.

Di dalam, Botok membawa dua koper tuntutan:

1. RUU Perampasan Aset — RUU yang sudah lama mangkal di meja DPR seperti tamu yang tidak diundang pulang.

2. Hukuman mati untuk koruptor — Hukuman yang paling ramai diserukan, dan paling jarang dibahas serius saat membahas anggaran. Tetapi kalimatnya tersamar tidak selantang diatas mimbar orasi jalanan.

Botok buru-buru klarifikasi: “Kami tidak bikin rusuh. Kami fokus pemberantasan korupsi.” Bagus. Karena selama ini yang bikin gaduh bukan tuntutannya, tapi jawabannya yang sering muter-muter.

Ironinya rapi. Gedung bisa dibuka untuk 14 orang setelah dinego semalaman. Tapi untuk mengesahkan RUU itu, perlu berapa malam lagi? Perlu berapa audiensi lagi? Perlu berapa kali “semoga”?

Di akhir pertemuan, kalimat pamungkas keluar: “Semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan.”

“Semoga”. Kata paling demokratis di Senayan. Tidak mengikat, tidak berbiaya, dan tidak pernah kadaluarsa.

Setelah dapat panggung balkon, AMPB pulang ke Pati. Mereka lupa pengalaman mengajarkan, kalau cuma masuk dan keluar tanpa tekanan, besok kembali lagi jadi pagar.

Selamat datang di demokrasi Indonesia.

Baca Juga  Tempe Busuk dan Pahit Jadi Menu MBG SDN 3 Sindang Sari Kotabumi

Tempat di mana rakyat harus bernegosiasi dulu untuk masuk, lalu berdoa agar didengar setelah masuk, dan kata-kata “semoga” adakah hasil paling nyata.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan