MENGENAL FORMADES: Wadahnya Warga Desa Berhimpun Untuk Membangun Desa

banner 468x60

Oleh: DPP Forum Membangun Desa

DENYUT RAKYAT | Formades atau Forum Membangun Desa adalah perhimpunan yang digagas dan lahir dari orang-orang desa. Tak ada tokoh Nasional atau daerah, tidak ada dana besar sebagai mana organisasi kemasyarakatan (ormas) lainnya.

Formades dengan semangat gotong royong organisasi nirlaba ini terus berkembang secara nasional, tercatat lebih dari 50 pengurus ditingkat Kabupaten/ kota dan 12 kepengurusan di tingkat Provinsi seluruh Indonesia. Mungkin capaian ini kecil untuk ormas yang memiliki tokoh-tokoh besar nasional dibalik layarnya. Tetapi Formades dengan kepengurusan orang-orang desa yang secara umum adalah golongan bawah capaian itu bisa diacungi jempol sebagai bentuk apresiasi.

APA ITU FORMADES?

FORMADES adalah Forum Membangun Desa, sebuah organisasi yang lahir dari kesadaran bahwa desa bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek utama dalam membangun Indonesia.

FORMADES mempertemukan berbagai unsur masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap desa: aktivis, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, petani, pelaku usaha, pendamping desa, akademisi, jurnalis, praktisi hukum, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.

FORMADES hadir untuk membangun kekuatan masyarakat desa agar mampu memahami persoalannya, memperjuangkan kepentingannya, mengembangkan potensinya, serta ikut menentukan arah pembangunan desanya sendiri. Karena itu, FORMADES bukan sekadar organisasi yang berbicara tentang desa.

FORMADES adalah organisasi yang bekerja bersama masyarakat untuk membangun desa. Prinsip sederhananya adalah: Dari desa, oleh masyarakat desa, untuk kemajuan desa dan Indonesia.

FORMADES tidak dibangun untuk menjadi organisasi yang hanya hadir ketika ada kegiatan seremonial. FORMADES diarahkan menjadi organisasi yang hadir di tengah persoalan masyarakat, bekerja, mendampingi, mengadvokasi, mengembangkan inovasi, dan membangun jaringan kekuatan masyarakat desa.

2. MENGAPA FORMADES ADA?

Desa memiliki sumber daya yang besar, tetapi dalam praktiknya masyarakat desa masih menghadapi berbagai persoalan.

Mulai dari persoalan ekonomi, pangan, pertanian, lingkungan, hukum, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan desa, akses informasi, pendidikan, hingga lemahnya posisi tawar masyarakat dalam menentukan kebijakan.

Di sisi lain, desa sering kali hanya ditempatkan sebagai penerima program. FORMADES melihat persoalan tersebut secara berbeda.

Masyarakat desa harus menjadi pelaku pembangunan, bukan sekadar penerima pembangunan. Karena itu, FORMADES berusaha membangun tiga kekuatan utama: Pengetahuan masyarakat → Kekuatan organisasi → Aksi nyata.

Masyarakat yang memiliki pengetahuan akan lebih mampu memahami persoalannya. Masyarakat yang terorganisir akan memiliki posisi tawar. Dan pengetahuan serta organisasi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

3. VISI FORMADES

“Terwujudnya Desa yang Mandiri, Berdaulat, dan Berkelanjutan.”

Visi tersebut memiliki makna yang sangat penting.

Desa Mandiri

Desa memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, sumber daya manusia, kelembagaan, serta sumber daya alamnya sendiri.

Mandiri bukan berarti desa berjalan sendirian. Mandiri berarti desa memiliki kemampuan, keberanian, dan kapasitas untuk menentukan serta mengembangkan masa depannya sendiri.

Desa Berdaulat

Masyarakat desa memiliki hak untuk menentukan arah pembangunan dan pengelolaan sumber daya yang ada di wilayahnya.

Kedaulatan berarti masyarakat tidak kehilangan hak atas tanah, pangan, sumber daya alam, ruang hidup, ekonomi, budaya, serta masa depan desanya.

Desa Berkelanjutan

Pembangunan desa tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi hari ini tetapi mengorbankan generasi berikutnya.

Karena itu, pembangunan harus memperhatikan lingkungan, sumber daya alam, ketahanan pangan, kehidupan sosial, budaya, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Mandiri tanpa kedaulatan akan mudah bergantung. Berdaulat tanpa keberlanjutan akan mudah kehilangan masa depan. Karena itu FORMADES memperjuangkan ketiganya secara bersamaan: MANDIRI – BERDAULAT – BERKELANJUTAN.

4. MISI FORMADES

Untuk mewujudkan visi tersebut, FORMADES menjalankan beberapa misi utama:

1. Membangun kapasitas masyarakat desa

FORMADES mendorong masyarakat agar memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam memahami persoalan desa, kebijakan publik, ekonomi, hukum, lingkungan, teknologi, dan berbagai aspek pembangunan lainnya.

Baca Juga  Kementerian Haji dan Umroh Mengusulkan Wacana Sistem 'War Tiket Haji' Untuk Atasi Antrean Berangkat Haji

2. Memperkuat organisasi dan kelembagaan masyarakat

Masyarakat yang tercerai-berai akan sulit memiliki posisi tawar.

Karena itu FORMADES membangun organisasi sebagai instrumen konsolidasi masyarakat.

3. Mengembangkan ekonomi dan kemandirian desa

FORMADES mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, UMKM, pertanian, pangan, koperasi, usaha masyarakat, serta berbagai model ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

4. Memperjuangkan ketahanan dan kedaulatan pangan

Pangan merupakan persoalan strategis. Desa harus memiliki kemampuan untuk memproduksi, mengelola, dan memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

5. Mendorong akses masyarakat terhadap keadilan dan bantuan hukum

Masyarakat desa harus mengetahui hak-haknya dan memiliki akses terhadap bantuan serta pendampingan hukum ketika menghadapi persoalan.

6. Mengawal kebijakan dan pembangunan desa

FORMADES melakukan pengawasan sosial, advokasi kebijakan, edukasi publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

7. Membangun jaringan dan kolaborasi

Persoalan desa tidak dapat diselesaikan sendirian.

Karena itu FORMADES membangun kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, komunitas, serta berbagai pihak lainnya tanpa kehilangan independensi perjuangannya.

5. ARAH PERJUANGAN FORMADES

FORMADES memandang bahwa persoalan desa bukan hanya persoalan pembangunan fisik.

Persoalan desa juga menyangkut:

siapa yang menguasai tanah, siapa yang menguasai sumber daya, siapa yang mendapatkan manfaat ekonomi, siapa yang memiliki akses terhadap hukum, siapa yang menentukan kebijakan, dan siapa yang menikmati hasil pembangunan.

Karena itu arah perjuangan FORMADES adalah:

Membangun kekuatan masyarakat dari bawah.

FORMADES ingin membangun masyarakat yang:

  • sadar terhadap hak dan kewajibannya;
  • memiliki pengetahuan;
  • mampu mengorganisir dirinya;
  • memiliki kemampuan ekonomi;
  • memiliki akses terhadap hukum;
  • mampu mengawal kebijakan publik;
  • mampu mengembangkan potensi desanya;
  • dan memiliki keberanian memperjuangkan kepentingannya.

Dengan demikian, FORMADES tidak hanya ingin membangun desa, tetapi juga ingin membangun manusia dan kekuatan masyarakat desa.

 

6. SAPTA PRAKARSA FORMADES

Sebagai arah gerakan, FORMADES mengembangkan Sapta Prakarsa, yaitu tujuh ruang perjuangan yang menjadi landasan gerakan FORMADES.

Sapta Prakarsa merupakan cara FORMADES menerjemahkan visi “Desa Mandiri, Berdaulat, dan Berkelanjutan” ke dalam kerja nyata.

Tujuh prakarsa tersebut menjadi ruang bagi seluruh bidang dan struktur FORMADES untuk bekerja sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Dengan Sapta Prakarsa, FORMADES tidak berhenti pada gagasan.

Setiap prakarsa harus diterjemahkan menjadi program, kegiatan, pendampingan, advokasi, dan aksi nyata.

 

7. QUICK WIN FORMADES

Dalam pelaksanaan Sapta Prakarsa, FORMADES juga mengembangkan sejumlah program prioritas atau Quick Win.

Quick Win bukan program yang berdiri sendiri.

Quick Win adalah program nyata yang menjadi pintu masuk untuk menjalankan semangat Sapta Prakarsa.

Beberapa program prioritas yang dikembangkan antara lain:

1. Sekolah Desa

Ruang pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat desa.

Sekolah Desa tidak hanya berbicara tentang pendidikan formal, tetapi tentang pengetahuan praktis yang dibutuhkan masyarakat.

Mulai dari ekonomi desa, pangan, hukum, lingkungan, pemerintahan desa, hingga pengorganisasian masyarakat.

2. Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga

Mendorong keluarga desa agar memiliki kemampuan menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri sekaligus membangun ekonomi produktif keluarga.

3. Posbakum FORMADES

Membangun akses masyarakat terhadap informasi, konsultasi, pendampingan, dan bantuan hukum.

Tujuannya sederhana:

orang desa tidak boleh kalah hanya karena tidak memahami hukum.

4. Kebun Siswa

Mendorong pendidikan pangan dan lingkungan sejak usia sekolah.

Anak-anak diperkenalkan pada pertanian, pangan, lingkungan, dan keterampilan hidup melalui kegiatan yang sederhana dan nyata.

5. Bank Sampah dan Ekonomi Sirkular

Mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mengubah sampah menjadi sumber ekonomi dan bagian dari gerakan menjaga lingkungan.

Baca Juga  Tawuran 'BY DESIGN' Renggut Nyawa: Fransius Tewas Dibacok Depan RS Budi Medika Bandar Lampung

Program-program tersebut dapat berkembang sesuai kebutuhan dan karakter masing-masing daerah.

Yang terpenting adalah:

Quick Win harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

8. APA YANG SUDAH DICAPAI FORMADES?

FORMADES terus berkembang dari waktu ke waktu.

Salah satu capaian penting FORMADES adalah terbangunnya jaringan organisasi dari tingkat nasional hingga daerah dan komunitas masyarakat.

Selain membangun struktur organisasi, FORMADES juga telah mengembangkan berbagai gagasan dan program yang menjadi identitas gerakannya.

Di antaranya:

  • pengembangan Sekolah Desa;
  • pengembangan Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga;
  • pengembangan Posbakum FORMADES;
  • pengembangan Kebun Siswa;
  • penguatan isu lingkungan dan ekonomi masyarakat;
  • pengembangan kajian dan inovasi desa;
  • advokasi berbagai persoalan masyarakat;
  • pembangunan jaringan dengan kelompok masyarakat, pemerintah, akademisi, media, dan berbagai pihak lainnya;
  • serta konsolidasi organisasi FORMADES di berbagai daerah.

Capaian FORMADES tidak hanya diukur dari berapa banyak kegiatan yang dilakukan.

Capaian yang lebih penting adalah: seberapa banyak masyarakat yang menjadi lebih berdaya setelah FORMADES hadir.

Karena itu, ke depan ukuran keberhasilan FORMADES harus semakin diarahkan pada dampak nyata bagi masyarakat.

9. BAGAIMANA STRUKTUR FORMADES?

FORMADES dibangun sebagai organisasi yang bekerja secara berjenjang tetapi tetap memberikan ruang bagi daerah untuk mengembangkan program sesuai persoalan lokal.

Secara umum struktur FORMADES terdiri atas:

DPP FORMADES – Dewan Pimpinan Pusat merupakan struktur organisasi tingkat nasional.

DPP berfungsi sebagai:

  • perumus kebijakan organisasi;
  • pengarah gerakan nasional;
  • pengembangan program;
  • penguatan jaringan;
  • advokasi kebijakan tingkat nasional;
  • serta koordinasi dan konsolidasi organisasi.

DPD FORMADES – Dewan Pimpinan Daerah merupakan struktur FORMADES di tingkat provinsi.

DPD bertugas menerjemahkan kebijakan dan program nasional ke dalam konteks daerah sekaligus membawa persoalan daerah menjadi bagian dari agenda nasional FORMADES.

DPC FORMADES – Dewan Pimpinan Cabang merupakan struktur FORMADES di tingkat kabupaten/kota.

DPC menjadi salah satu ujung tombak gerakan FORMADES karena berhubungan langsung dengan persoalan masyarakat di daerah.

Struktur di tingkat bawah

Sesuai kebutuhan dan perkembangan organisasi, FORMADES dapat membangun struktur serta komunitas kerja sampai pada tingkat kecamatan, desa, komunitas, maupun kelompok-kelompok tematik.

Prinsipnya:

Semakin dekat struktur organisasi dengan masyarakat, semakin nyata pula kerja FORMADES.

 

10. BIDANG-BIDANG DALAM FORMADES

Untuk menjalankan organisasi secara efektif, FORMADES memiliki bidang-bidang yang bekerja sesuai fungsi masing-masing.

Bidang bukan sekadar struktur administratif.

Bidang adalah mesin kerja organisasi. Misalnya:

  • bidang organisasi dan kaderisasi bekerja memperkuat organisasi;
  • bidang penelitian dan pengembangan mengembangkan kajian, data, inovasi, dan rekomendasi kebijakan;
  • bidang informasi dan komunikasi membangun komunikasi publik dan jaringan informasi;
  • bidang hukum dan advokasi memperkuat pendampingan dan perjuangan hukum masyarakat;
  • bidang ekonomi mengembangkan program kemandirian ekonomi;
  • bidang sosial, lingkungan, pangan, pemuda, perempuan, dan bidang lainnya bekerja sesuai mandat masing-masing.

Semua bidang tersebut pada akhirnya harus bergerak menuju satu tujuan: memperkuat masyarakat dan membangun desa.

 

11. SIAPA YANG BISA MENJADI ANGGOTA FORMADES?

FORMADES terbuka bagi siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan dan masa depan desa serta bersedia menjadi bagian dari perjuangan organisasi.

Anggota FORMADES dapat berasal dari:

  • masyarakat desa;
  • pemuda;
  • perempuan;
  • petani;
  • nelayan;
  • pelaku UMKM;
  • pendamping masyarakat;
  • aktivis;
  • akademisi;
  • praktisi;
  • jurnalis;
  • tokoh masyarakat;
  • profesional;
  • mahasiswa;
  • maupun kelompok masyarakat lainnya.

Yang paling penting bukan latar belakangnya. Yang paling penting adalah komitmennya terhadap desa dan masyarakat.

 

12. MENJADI ANGGOTA FORMADES ARTINYA APA?

Menjadi anggota FORMADES bukan sekadar memiliki kartu anggota. Menjadi anggota berarti bersedia menjadi bagian dari gerakan.

Seorang anggota FORMADES diharapkan:

  • Pertama, memahami visi dan nilai perjuangan FORMADES
  • Kedua, menjaga nama baik organisasi.
  • Ketiga, aktif dalam kegiatan organisasi sesuai kemampuan.
  • Keempat, memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
  • Kelima, mau belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
  • Keenam, mampu bekerja sama dengan anggota lainnya.
  • Ketujuh, menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian, pembelajaran, dan perjuangan.
Baca Juga  Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D Kembali Dilantik Sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung Masa Bakti 2026-2030

Karena itu: KTA adalah tanda keanggotaan. Tetapi kerja nyata adalah bukti bahwa seseorang benar-benar menjadi bagian dari FORMADES.

 

13. BAGAIMANA CARA BERJUANG DI FORMADES?

Tidak semua orang harus melakukan hal yang sama. Seorang petani dapat berjuang melalui ketahanan pangan. Seorang guru dapat berjuang melalui pendidikan. Seorang advokat dapat berjuang melalui bantuan hukum. Seorang akademisi dapat berjuang melalui riset dan inovasi.

Kemudian Seorang jurnalis dapat berjuang melalui informasi dan edukasi publik. Seorang pemuda dapat berjuang melalui kreativitas dan teknologi. Seorang pengusaha dapat berjuang melalui pengembangan ekonomi masyarakat. Seorang organisator dapat berjuang melalui penguatan kelembagaan. Inilah kekuatan FORMADES.

Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda, tetapi semuanya dapat bertemu dalam satu tujuan: membangun desa dan memperkuat masyarakat.

 

14. FORMADES BUKAN SEKADAR ORGANISASI

FORMADES harus tumbuh menjadi gerakan sosial masyarakat desa.

Organisasi menyediakan struktur. Gerakan memberikan energi. Program memberikan arah. Dan masyarakat memberikan kekuatan.

Karena itu FORMADES harus memiliki tiga karakter:

Berpikir – FORMADES harus mampu membaca persoalan dan melahirkan gagasan.

Bergerak – FORMADES harus mampu mengubah gagasan menjadi program dan tindakan.

Berdampak – FORMADES harus memastikan kerja organisasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan prinsip: Berpikir bersama. Bergerak bersama. Berdampak bersama.

 

15. FORMADES KE DEPAN

FORMADES tidak boleh hanya menjadi organisasi yang besar secara struktur tetapi kecil dalam dampak. Sebaliknya, FORMADES harus menjadi organisasi yang kuat secara organisasi, tajam dalam gagasan, nyata dalam kerja, dan terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Ke depan, FORMADES diarahkan menjadi rumah bersama bagi orang-orang yang ingin berbuat sesuatu untuk desa.

  • Rumah bagi mereka yang ingin belajar.
  • Rumah bagi mereka yang ingin bekerja.
  • Rumah bagi mereka yang ingin mengabdi.
  • Dan rumah bagi mereka yang ingin memperjuangkan masa depan masyarakat desa.

 

16. PESAN UNTUK CALON ANGGOTA

Jika Anda bergabung dengan FORMADES, jangan hanya bertanya:

“Apa yang bisa saya dapat dari FORMADES?”

Tetapi tanyakan:

“Apa yang bisa saya lakukan bersama FORMADES untuk masyarakat?”

Karena FORMADES bukan tempat untuk sekadar mencari posisi.

FORMADES adalah tempat untuk belajar, bekerja, mengabdi, membangun jaringan, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Tidak harus menunggu menjadi pengurus untuk mulai bekerja.

Tidak harus menunggu memiliki jabatan untuk berbuat.

Tidak harus menunggu memiliki banyak uang untuk membantu masyarakat.

Mulailah dari apa yang bisa kita lakukan.

Mulailah dari desa.

Mulailah dari lingkungan sekitar.

Mulailah dari keluarga.

Mulailah dari persoalan yang paling dekat dengan kita.

Kemudian bangun kekuatan bersama.

Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

FORMADES DALAM SATU KALIMAT

Jika harus menjelaskan FORMADES kepada seseorang hanya dalam satu kalimat, maka katakan:

FORMADES adalah organisasi dan gerakan masyarakat yang bekerja bersama untuk membangun desa yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas masyarakat, organisasi, ekonomi, advokasi, inovasi, dan aksi nyata.

Dan jika ditanya:

“Apa yang membedakan FORMADES dengan organisasi lain?”

Jawabannya:

FORMADES tidak ingin sekadar berbicara tentang desa. FORMADES ingin bekerja bersama masyarakat desa agar masyarakat memiliki pengetahuan, kekuatan, keberanian, dan kemampuan untuk menentukan masa depannya sendiri.

FORMADES

Desa Mandiri.
Desa Berdaulat.
Desa Berkelanjutan.

Belajar. Bergerak. Berdampak.

Dari Desa untuk Indonesia.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan