Perkuat Solidaritas, PMAPK Ambon Lantik Panitia Pengabdian Masyarakat dan Tim Olahraga di Pantai Martafons

Daerah165 Dilihat
banner 468x60

AMBON, DENYUTRAKYAT.COM – Persekutuan Mahasiswa Asal Pulau Kisar (PMAPK) Ambon menggelar Ibadah Perdana bulan Februari yang dirangkaikan dengan prosesi pelantikan dua badan kerja penting. Acara yang berlangsung di kawasan Pantai Martafons, Poka ini menjadi momentum penguatan pelayanan dan minat bakat mahasiswa asal Bumi Yotowawa.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PMAPK Ambon, Jhon G. Mahoklory, secara resmi melantik Panitia Pengabdian Masyarakat dan Tim Koordinasi Futsal & Volly

Pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Umum, Onisias Salmanu, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Panitia Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat
    (SK No: 01/SK/PMAPK – AMBON/II/2026). Merupakan program kerja Bidang III (Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat).
    • Ketua: Arnaldo L. Ruuf
    • Sekretaris: Lukas B. Yeremias
    • Bendahara: Oktavia Dahoklory
  2. Tim Koordinasi Futsal dan Volly
    (SK No: 01/SK/PMAPK – AMBON/II/2026). Merupakan program kerja Bidang II (Minat & Bakat).
    • Ketua: Gilbert Rupilu
    • Sekretaris: Hery Maromon
    • Bendahara: Juan V. Mahury

Sebelum prosesi pelantikan, Ketua Umum Jhon G. Mahoklory menyampaikan pesan penguatan yang menyentuh sisi kultural masyarakat Kisar. Ia mengutip pepatah dalam dua bahasa asli Pulau Kisar, yakni Bahasa Meher dan Bahasa Woirata.

“I walhin na’ahoruedi mai ika kawuku ik akin La maika wewer po’on ik noho yotowawa rai daisuli lol ik nika nakar pmapk eni e Wanakunu ida na’ahenia” hi’i wawaan leke leke lernala wawaan, mai ik po’on ik nikannoho kodi akin man moumou”. (Meher)

“No’ora kara, Ma’uto apte kira-kira uwani nahinorok uwanile api yotowati paito neneiye mumukewe mumuyare Lukun aun muduwa’a eneniye i’lakname lolonhaito ate ro yawanin adalhe, kira-kira wawara nairele api yotowati nenepaito mumukewe mumuyare, kursalai. (Woirata)

Baca Juga  Drama Air Mata Wali Kota Bandar Lampung Untuk Selamatkan Anak Putus Sekolah atau Kepentingan Yayasan Pribadi

Kutipan tersebut mengandung makna mendalam yang artinya “Saudara saudaraku mari kita satukan langkah dan tekat untuk sama sama kita bangun pulau kisar yang tercinta melalui persekutuan ini” kemudian ia menambahkan Ada satu kata ” bikin baik, maka dapat baik, mari kerja untuk pulau kisar dengan tulus”

Acara ditutup dengan tradisi Nahuwo’ok atau cium hidung, yang merupakan simbol tertinggi persaudaraan dan rasa kekeluargaan bagi masyarakat asal Pulau Kisar. Tradisi ini menegaskan bahwa seluruh anggota PMAPK tetap berada dalam satu ikatan kasih yang tidak terpisahkan.

Kehadiran pengurus dan anggota dalam ibadah perdana ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi PMAPK Ambon untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat, baik melalui aksi sosial maupun prestasi di bidang olahraga.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *