Kondisi Puskesmas Bebar Kumur Memprihatinkan, P3MD Ambon Minta Kebijakan Pemerintah Daerah

Daerah257 Dilihat
banner 468x60

MALUKU BARAT DAYA, DENYUTRAKYAT.COM – Persatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Damer (P3MD) Ambon, menyatakan keprihatinan serius atas kondisi fisik bangunan Puskesmas Bebar Kumur, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya yang kembali mengalami insiden pada pagi hari ini Senin, 09/02/2026.

Peristiwa tersebut tidak dapat semata-mata disimpulkan sebagai akibat hujan atau angin kencang, melainkan mencerminkan kondisi bangunan yang sejak awal memang sudah memprihatinkan.

Berdasarkan dokumentasi video dan informasi lapangan, terlihat jelas bahwa atap bangunan Puskesmas Bebar Kumur telah lama mengalami kebocoran dan kerusakan.

Bahkan kuat dugaan bahwa bangunan tersebut tidak dibangun atau diselesaikan secara maksimal, sehingga tidak mampu menopang kondisi cuaca, terutama pada musim angin kencang yang kerap terjadi di wilayah Damer. Akibatnya, penyangga atap terlepas dan membahayakan keselamatan serta kenyamanan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Perlu diketahui juga bahwa Puskemas Bebar Kumur, merupakan salah satu Puskesmas yang sangat membantu Pelayanan Kesehatan Masyarakat Damer khususnya yang berada di Damer Barat, sehingga kondisi ini harus ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

P3MD Ambon mendesak Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan audit teknis dan peninjauan menyeluruh terhadap bangunan Puskesmas Bebar Kumur.

Pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi fasilitas kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Keselamatan tenaga kesehatan dan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Ketua Umum Persatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Damer (P3MD-AMBON) Almendo Umkeketo, menegaskan sekaligus meminta kebijakan serius kepada Pemerintah Daerah sehingga perbaikan total dan penanganan serius segera dilakukan agar masyarakat Damer dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan manusiawi, sebagaimana dijamin oleh negara.

Baca Juga  Pelayanan Medis Tidak Profesional, RSIA Umi Attaya Tubaba Batalkan Operasi Secara Tiba-tiba Saat Pasien Sudah Memakai Baju Operasi

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *